Rabu, 26 Agustus 2015

sendiri bersama angin

aku ingin sendiri bersama angin menyapa setiap sudut alam semesta kepala yang menengadah ke atas langit mendengar kicaun burung yang lalu lalang di atap langit ini menikmati seluruh hamparan perhiasan di muka bumi ini kemudian berkata lirih.. "semua ini terjadi atas kehendakNya aku tak bisa menyangkal sedikit pun" lalu, menitikan air mata... boleh kah aku menangiss?? sebentar sajaaa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar