Senin, 31 Agustus 2015

alhamdulillah

selamat malaamm.... aku ingin berceritaa... kamu tau log? finally.... alhamdulillahh,,, aku menulis kisah ku yang tak pernah aku lupakan sepanjang hidupku sebuah kisa yag mengantarkan aku pada satu titik yaitu Dia.. dan yang membuatku senang adalah... tulisan ku itu dimuat dalam sebuah buku yang berisikan dari berbagai puluhan penulis lainnya dengan satu tema tertentu.. aku senangg lgg.... tulisan ku di bacaa... aku tidak beharap aku mendapat loyalti dari tulisan ku sungguh aku tak mengharapkan itu awalnya, memang aku berharap itu tapii, aku renungkan kembalii.... seorang penulis terkenal yang namanya tak asing lagi kamu tahu tere liye? iyaa tere liyee nama pena yang pasti semua orng mengenal nama ituuu.. dia pernah berkata " menulis lah tapi dengan tendensi yang baik" maksudnya adalah menulis dengan tujuan yang luruss... aku hanya ingin, tulisan ku di baca oleh orang... dan bisa di ambil pesan yang ku selipkan dalam tulisanku lalu bermanfaat bagi yang membaca. itu saja... bukan kah sebuah tulisan akan bernilai pahala apabila pembaca terinspiratif dengan mengambil hikmah dan mengapilkasikan dalam hidupnyaa?

Minggu, 30 Agustus 2015

langkahku menggontai mengingatmu ibu

malam ini aku berangkat menuju kota perantuanku.... tak terasaa,,, waktu cepat sekali berlalu.. rasanya aku ingin lebih lama lagi di rumah dan kumpul bersmaa keluargaku... baru semalam aku tidur bersama adikku, sarapan bersama keluargaku.. siang harinya, aku harus berangkat... rasa malas itu membuncah dalam dadaa... kalo boleh, aku ingin lebih lama lagi di sini.. ah sudah lah..! aku harus segera berangkat ke kota perantaunku.. katakku *saat di kreta* rasa hening dan duduk memantung memandangi pemandangan di sepanjang jalan... membayangkan wajah mereka para orang-orang rumah... rasanya aku belum siap.. tapi harus siapp *tiba di kota perantuanku* turu dari kreta.. aku membawa barang0barangku yang cukup berat... satu koper dan satu lagi tas tentengan tangan.. berat sekali koper ini dan aku harus mengangkatnya seorang diri.. *keluhku "aku melangkah gontai di stasiun kota,pikiran ku mengembara kesana-kemari. hingga berhenti pada satu titik ; IBU-MAMAH!!" ""maahh, paah aku sudah sampai. kini anak gadismu merantau!" ku perhatikan orang-oran yang sama denganku, tiba di kota Atlas ini. mereka sibuk dengan teman-temannya, membawa berbagai barang perlengkapannya. dan aku seorang diri masih tak percaya sudah tiba dan jauh dari rumah, aku masih terbayang wajah Ayah, Ibu, kakak-adik dan rumah. "mamaah, papaah, aku sudah tiba di kota ranatauku, kini aku harus memulai hidup sendiri lagi di sini, mohon doanya untuk anak gadis mu ini mah pah" suara lihi itu bergetar.. saat di dalam taxi pun diri ini masih terus termangu dalam sepi di keramaian.. membayangkan wajah mereka.. akhirnya, air bening itu jatuh lagi dan lagi. rasanya, aku ini seperti mahasiswa baru saja, yang baru pertama kali menginjakan kaki di kota rantau. padahal tujuaku di sini adalah kuliah, dan kini aku sudah semester akhir. tapi kenapa kali ini tersa begitu asing???? enthah lahh... semoga aku dapat menjalani hidupku di sini dengan baik dan lebih baik...

Rabu, 26 Agustus 2015

sendiri bersama angin

aku ingin sendiri bersama angin menyapa setiap sudut alam semesta kepala yang menengadah ke atas langit mendengar kicaun burung yang lalu lalang di atap langit ini menikmati seluruh hamparan perhiasan di muka bumi ini kemudian berkata lirih.. "semua ini terjadi atas kehendakNya aku tak bisa menyangkal sedikit pun" lalu, menitikan air mata... boleh kah aku menangiss?? sebentar sajaaa...

Selasa, 25 Agustus 2015

aku kecelakaan

aku kecelakaan hari itu. aku masih mengingatnya betu dan dengan jelas.. jumaat tanggal 26 Apriil 2013 tepatnya pukul sebelas lewat. aku mengalami kecelakaan. didaerah kampusku. sebelum kecelakaan iu terjadi, aku sedang menuntut ilmu sedang mengikuti perkuliahan. selama di kelas, aku sempat ngobrol sama teman-teman. sempat tertawa dengan teman. selang beberapa lama tertawa senang, pikiranku entah pergi kemana.. pikiranku berjalan-kesana-kemari, aku memekirikan amanahku. lalu, setelah perkuliaha itu selesai aku segera pulang ke kost. aku ingin mengambil surat2 penting. kemudian aku segera pulang, mencari angkot, tapi angkot tidak ada, kebetulan sat itu juga temanku lewat, juga menawarkan tumpangan, karena aku sedang terburu-buru. jadilah aku mau bareng sama temanku.. aku pulang dengan diboncengi temanku. alhamdulilah, aku berterimakasih pada Allah. tapi tak lama kemudian... aku tak tau mengapa, tubuhku tergeletak di aspal, tubuhku mengigiling di aspal, kepalaku terbentur bahu jalan, rasanya sakitt sekali. entah bagaimana aku bisa tergeliling di jalan. sangat terkejut, sangat, sangat dan amat kaget, aku sempat tak sadar, dan melihat ke langit seraya bertanya "ya Allah apakah aku akan meninggal? apakah aku akan menyusul nya? apakah ini waktuku yang akan habis?? aku sempat pasarahkan diri, tak tau apa yang harus ku lakukan.. sungguh aku.. tak tau, aku tak tau aku harus berbuat apa, bibirku berkata lirih mengucapkan dzikir, memohon ampun.. dengan lirih aku aku beriztighfar,, mata pun sudah berkaca-kaca... meerasa diri ini belum siap untuk kemabli dan menghadapNya.. merasa diri ini penuh dosa dan segudan kesalahan.. merasa diri ini takut akan hukuman, adzabNya.... membayangkan kubur.. hanya bisa paasrahkan diri pada Allah,,, mataku melihat kearah langit, hatiku terus berbicara, dan bertanya -tanya "apakah ini tibanya ajalku? apakah maut sudah dekat denganku?" entahlah.. di dalam hati, aku selalu berkata "ya Allah, ya Allah, apakah aku akan menghadap-Mu?? tubuhku lemaasss sekaliiii. sakit kepalaku semakin bertambah nyerii, kemudian aku teringat dengan kedua orangtuaku, aku ingat ayahku yg jauh dari ku, aku ingat ibuku yang amat jauh, aku sempat terucap lirih dan merintih, " papaaaaah dini kecelakaan, sakit, sakitt kepala dini" airmatajatuh membasahi pipiku, tapi ku tahan karena aku tak ingin orang-orang meliahtku dalam keadaan menangis, aku tak ingin orang-orang melihatku, aku pun tak ingin lema,,,,, aku tak sadarkan dirii... aku merasa tubuhku melayang-layang... seperti terbang.... pikirku, mungkin aku akan melayang ke langit.. menghadapNya... begitu sadar, ternyata aku masih hidup... aku selamat!! Alhamdulillah.. tak lupa diir ini mengucapkan kata syukur sebanyak-banyankyaa.. tertnaya Allah memberikan aku kesempatan hidup... memberikan aku hidup sedikit lagi di duniaa.. "KITA TIDAK PERNAH TAU APA YANG AKAN TERJADI BESOK,KITA TAK TAHU JANGANKAN BESOK, SATU JAM KEMUDIAN SAJA KITA PUN TAK TAHU, KITA TAK TAHU SESUATU APA YG AKAN MENIMPA PD DIRI KITA" CONTOHNYA AKU! pagi jam 10 aku kuliah, mununtut ilmu, di kelas aku tertawa, setelah 2 jam kemudian saat perkuliahan usai, aku segera pulang ke kost, aku buru-buru pulang. aku ingin mengambil surat penting, aku ingin mengurusi amanahku. lalu, aku kecelakaan... aku hari ini mendapat pelajaran KEMATIAN.. bahwa kita pasti akan menglami kematian. kematian itu begitu dekat... dekat sekali ,, dengan banyak cara Allah punya banyak cara untuk memanggil hambaNya kembali..

Senin, 24 Agustus 2015

ceritaku...

kamu tau? ada banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu.. hal-hal yang tak pernah ku certiakan pada orang lain. memang sengaja, aku tak menceritakannya.. kamu tau kenapa? karena aku hanya ingin berbagi dengan mu saja. cerita-cerita ini begitu berarti bagiku. dan teramat membekas dalam perjalanan hidupku. dan aku ingin menceritakan itu padamu ,, mungkin akan menghabiskan ribuan malam, ribuan jam dan ribuan hari untuk bercerita bersama dengamu. kamu siap mendengar ceritaku??

Rabu, 24 Juni 2015

renjana

assalamualaikum... maaaalaammmmm.. iyi aksalmlarr... good night... sudah lama rasanya tak berkunjung ke blogg ini. entah bagaimana kabar blogg ini..??? sekarang aku ingin bercerita sedikit perihal renjana. apa itu renjana? kamu tau renjana? renjana ituu rindu tetesan air mata selalu bercucuran yang tak terhitung jumlahnya tatkala renjana itu datang tatkala renjaan itu menyapaa menyapa disaat sepi dan sendiri seakan-akan kembali ke sebuah masa beberapa tahun silam.. membawa diri ini ke sebuah kisah yang tak ternilai harganyaa mengajak diri ini untuk bernostalgia menuntun langkah kaki ini untuk menjelejahi setiap ruang yang bernama kenangan membimbing langkah kaki ini untuk menyapa setiap momen dan ruang pada seitap cerita masa lalu.. tak lama ,beberapa lama kemudian.. diri ini memutarkan tubuh, lalu kembali berjalan ke sebuah pintu yang memiliki cahaya. di mana cahaya itu adalah masa depan.. berkat rindu adalah bukti kasih dan sayangNya yang dilimpahkan pada seorang hamba yang lemah ini, yang ingin mengajariku arti keikhlasan, kesabaran dan ketabahan. rindu itu lah yang mengjariku arti ketulusan kasih sayang. dan rindu itu benar-benar mendidika aku menjadi seseorangyang penyayang.. terimakasih Allah..